Menelaah Corak Pemikiran Ayya Ain Mantan Fajar Sadboy dan Quote-quote Sampah

Kisah asmara memang klise. Ada banyak arketipe cerita seperti itu dalam roman klasik maupun novel-novel teenlit. Namun sebagai subyek yang merasakan getirnya, hal ini benar-benar mengoyak suasana pikiran. Tak lagi tampak sebagai seorang platonis adiluhung, tapi lebih mirip seperti Majnun yang kebingungan menghamba cinta.

Fajar Sadboy yang kini tengah santer menjadi pembicaraan publik karena berbagai kontennya di sosial media yang menunjukkan kesedihan akibat ditinggal oleh kekasih tercintanya. Wajahnya selalu terlihat sendu dan sedikit minta ditampol.

Karena saya sudah terlanjur sebal melihat wajah dan meme dia di sosial media, akhirnya saya penasaran cewek ngehe sepeti apa yang membuat laki-laki bisa menjual air matanya di depan kamera. Akhirnya saya menemukan cewek yang selalu ia sebut bernama Ayya Ain.

Wajah mantanya yaitu Ain terekspos di salah satu acara TV, lumayan ayu khas kembang desa yang terpaksa dipoles makeup.

Alasan awal yang Ain ucapkan di acara TV terkait alasan kenapa ia putus dengan Fajar sangat klise ia mau fokus belajar, alih-alih dalam hati saya berkata respect namun ucapan yang keluar dari dalam hati saya malah kontol.

Di seusianya saya pun pernah mengucapkan kata sampah itu saat ingin mengakhiri status pacaran dengan mantan saya dulu, dan selang beberapa hari saya memintanya untuk balikan. Karena di tengah tebar kasih sayang antara dua sejoli dan tiba-tiba ingin putus dengan alasan fokus belajar yang ada malah ga fokus dan akhirnya jadi bego, ya bego kek kalian berdua.

Sebenarnya sah-sah saja bila Ain ingin mengatakan ‘ya kita putus’ tapi biasanya ada perasaan tidak enak, masih ada rasa cemburu dan itu yang membuat tidak fokus belajar dan akhirnya jadi bego.

Plin-plannya Ain membuat satu Indonesia ingin menggantungnya di Monas, bagaimana tidak, sesuai prediksi saya Ain tenyata masih sayang Fajar. Pasalnya sifat Ain yang plin-plan atau angin anginan merupakan karakter yang bisa membuat banyak salah paham termasuk kepada Fajar.

Coba belajar untuk mengatakan ‘ya kita putus’ pada hal-hal yang memang tidak sesuai prinsip hidupmu, misalnya Fajar jelek lebih gantengan cowok yang baru-baru ini deketin aku. Tidak perlu terlalu memikirkan perasaan atau penilaian orang lain.

Sebagaimana Ain yang sangat mudah terpengaruhi dan tidak punya keyakinan yang teguh. Mudah terombang-ambing dengan perkataan atau rayuan orang lain, sehingga ia lupa pada prinsip hidup yang sebenarnya. Ditambah dalam hal ini selain Ain yang plin-plan disini juga ada Fajar yang baperan, angin-anginan, mudah menangis, seperti kena gendam dan sering mengeluarkan quote-quote sampah.

Saya coba menukil quote Fajar yang menyematkan nama kades Konoha “Perbedaan kamu dengan Naruto. Naruto seribu bayangan, kamu seribu alasan.”

Dia tahu tafsiran quotenya tapi dalam hal kehidupannya tidak sesuai  dengan apa yang dia ucapkan, sudah tahu mantanmu ini plin-plan tapi kamu masih berharap dan dirundung penderitaan juga masih menebar tangisan kesedihan dimana-mana. Ya maksud saya sudah tau dia punya jutsu seribu alasan kamu tinggal keluarin jutsu Katon Gōkakyū no Jutsu bakar dia Fajar!

Belum lagi quote absurd yang satu ini “Orang pacaran LDR itu ibaratnya seperti Hotspot dengan Wifi, dekat dia bisa tersambung namun jauh dia mencari perangkat lain agar bisa terhubung.”

Quote di atas agak absurd tapi masih masuk sih, memang pacaran LDR itu tidak cukup dengan komitmen dasar, butuh intel disetiap domisili pasangannya agar perselingkuhan itu terendus si pemilik hak.

Saran saya buat Fajar cobalah lebih tegas. Buat dia sulit menemuimu dan padatkan jadwalmu. Bilang padanya banyak janji penting yang harus kamu lakukan. Selain tegas sikap, kamu juga harus tegas dalam membuat pernyataan dan jawaban, pilih ya atau nggak, jangan dikit-dikit nangis bangsat. Halal jika kamu harus ditampol sebagai pengingat bahwa lelaki itu harus pintar menyembunyikan air mata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *