Jepang Barat Kembali Berulah Stasiun TV Mnet Remix Suara Adzan

Korea Selatan sebuah Negara yang tidak pernah sepi di media sosial, selalu menari dengan lincah dalam dunia warta. Melalui musik K-Pop, series K-Drama serta teknologi, Korea Selatan berhasil menjadi Negara maju mendahului Indonesia yang masih gamang.

Dalam Konferensi Dewan Perdagangan dan Pembangunan ke-68 yang digelar di Jenewa, sebanyak 195 anggota negara UNCTAD menyetujui  secara bulat perubahan status Korea Selatan dari negara berkembang menjadi negara maju.

Dengan demikian status Korea Selatan telah berubah dari kelompok negara-negara berkembang di kawasan Asia dan Afrika, kini masuk ke dalam kelompok negara-negara maju, seperti Amerika Serikat dan Inggris. Ini merupakan perubahan status pertama dari negara berkembang menjadi negara maju sejak UNCTAD didirikan pada tahun 1964.

Korea Selatan saat ini telah dikategorikan sebagai negara maju di dunia. Ekonomi Korea Selatan pada tahun lalu menempati urutan ekonomi terbesar ke-19 di dunia, dan produk domestik Bruto (PDB) per kapita Korea Selatan juga telah melebihi Italia, salah satu anggota negara G7.

Namun di tengah majunya Negara Korea Selatan saya biasa menyebutnya Jepang Barat, ia kembali berulah. Belum lama ketika perhelatan Olimpiade Tokyo salah satu atlet dari Jepang Barat melontarkan kata rasis kepada atlet asal Iran. Kini Mnet salah satu stasiun televisi berbayar di Jepang Barat nge-remix suara adzan.

Banyak netizen yang menuding bahwa tayangan Mnet, Street Woman Fighter telah melecehkan agama Islam karena menggunakan suara azan yang di-remix sebagai background musik. Terkait insiden remix suara Azan ini, Mnet pun mengunggah permohonan maaf.

Dari sekian banyak tindakan rasis yang dilakukan oleh Jepang Barat remix adzan ini yang menurut saya paling biadab. Saya yang rendah iman juga ikut kesal apalagi yang suka solat tepat waktu, bagaimana bisa panggilan solat umat islam dipermainkan begitu rendah hanya untuk kepentingan komersil, adzan bukanlah sesuatu yang bisa dijadikan musik atau hiburan, adzan adalah final, sakral dan panggilan solat umat islam.

Begitulah kelakuan Korea Selatan orang kaya baru yang pernah dihajar habis-habisan oleh Kaisar Hirohito. Lagaknya yang selalu superior membuat saya ingin mengedo tensei Kaisar Hirohito supaya kembali ke khitohnya sebagai romusa, kamu mungkin sudah tau selama masa perang, Jepang di bawah pimpinan Kaisar Hirohito terapkan kerja paksa untuk negara-negara jajahannya termasuk Indonesia hiyahiyahiya.

Lagak tagar #StopAsianHate yang digaungkan boyband BTS membuat saya kesal dengan tindakan rasis yang berulang dari Negaranya sendiri, emang pembelaan diskriminasi rasial itu hanya berlaku untuk Korea Selatan? Lebih baik berkampanye tagar itu di Negaramu saja yang masih rasis ke sesama orang asia.

Tennō Heika banzai!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *